Banaran, Juli 2025 — Suasana malam Kamis di PPTQ Bani Ali Mursyad PSM Banaran tidak pernah sepi dari lantunan ayat-ayat Al-Qur’an. Setiap malam Jum’at, selepas shalat Isya, para santri berkumpul di Masjid untuk mengikuti rutinan pembacaan Surah Al-Kahfi. Kegiatan ini menjadi tradisi pekanan yang sarat nilai spiritual, sekaligus pengamalan dari sunnah yang dianjurkan Rasulullah SAW.


Dengan mengenakan pakaian rapi dan membawa mushaf masing-masing, para santri duduk bersila dalam barisan teratur. Salah satu santri bertugas membaca dengan mikrofon, sementara yang lain mengikuti dengan khidmat. Bacaan dilantunkan secara tartil, tenang, dan penuh penghayatan.
Anjuran Membaca Surah Al-Kahfi
Pembacaan Surah Al-Kahfi pada malam atau hari Jum’at adalah amalan yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Dalam hadits disebutkan:
مَنْ قَرَأَ سُوْرَةَ الْكَهْفِ لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ أَضَاءَلَهُ مِنَ النُّوْرِ مَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْبَيْتِ الْعَتِيْقِ
“Barang siapa membaca Surah Al-Kahfi pada malam Jum’at, maka akan disinari cahaya antara dirinya dan Ka’bah.”
(HR. Ad-Darimi)
Dari Abi Sa’id al-Khudri radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
مَنْ قَرَأَ سُوْرَةَ الْكَهْفِ فيِ يَوْمِ الجُمُعَةِ أَضَاءَلَهُ مِنَ النُّوْرِ مَا بَيْنَ الْجُمُعَتَيْنِ
“Barang siapa membaca Surah Al-Kahfi pada hari Jum’at, Allah akan memberikan cahaya kepadanya di antara dua Jum’at.”
(HR. An Nasa’i dan Al-Hakim)
Berdasarkan hadits ini, para ulama menyimpulkan bahwa waktu membaca Surah Al-Kahfi dimulai dari malam Jum’at (Kamis setelah Maghrib) hingga sebelum Maghrib hari Jum’at, dengan malam Jum’at sebagai waktu yang utama.
Suasana Penuh Kekhusyukan
Dalam dokumentasi kegiatan, terlihat para santri menyimak dengan serius. Wajah-wajah mereka memancarkan ketenangan. Sebagian membacakan ayat melalui mikrofon dengan suara tartil, sementara yang lain mengikuti dalam hati dan bibir pelan. Di antara mereka ada yang membimbing adik kelasnya, mengoreksi bacaan, dan memberi semangat agar semua bisa ikut membaca dengan baik.
“Kegiatan ini bukan hanya tradisi, tapi juga pembentukan karakter Qur’ani bagi santri. Mereka belajar membaca, memahami, dan mencintai Al-Qur’an,” ujar salah satu ustadz pembimbing.
Menanamkan Hikmah dari Kisah-Kisah Al-Kahfi
Surah Al-Kahfi berisi banyak pelajaran penting, mulai dari kisah Ashabul Kahfi, pemilik dua kebun, pertemuan Nabi Musa dan Khidir, hingga kepemimpinan Dzulqarnain. Semua kisah tersebut mengajarkan keteguhan iman, ujian dunia, pentingnya ilmu, dan tanggung jawab sosial.
Dengan membacanya setiap malam Jum’at, para santri diharapkan bukan hanya hafal ayat-ayatnya, tetapi juga menyerap nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai bekal dalam kehidupan.
Cahaya yang Menuntun Pekan Baru
Kegiatan rutinan ini menjadi semacam “penyambutan ruhani” menuju pekan baru. Malam Jum’at bukan hanya momen menutup hari, tapi juga mengisi hati dengan cahaya Al-Qur’an yang akan menerangi perjalanan santri di hari-hari berikutnya.
📲 Dokumentasi lengkap kegiatan rutinan Surah Al-Kahfi dan aktivitas pesantren lainnya dapat disimak di media sosial resmi:
-
📷 Instagram: @pptqbanialimursyad
-
🎵 TikTok: @pondokbanaran_
-
▶️ YouTube: Pondok Banaran Official
🕊 Semoga rutinan malam Jum’at ini terus menjadi wasilah datangnya cahaya Allah dalam hati para santri dan seluruh keluarga besar pesantren.