Madrasah Diniyah Ula Banaran: Menanam Ilmu Sejak Usia Dini

Banaran, Juli 2025 — Setiap sore menjelang matahari terbenam, halaman dan teras Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an (PPTQ) Bani Ali Mursyad PSM Banaran dipenuhi canda tawa dan semangat belajar anak-anak. Mereka bukan santri mukim, melainkan para peserta Madrasah Diniyah Ula (MADIN) — program pendidikan agama sore hari yang diikuti oleh anak-anak dari lingkungan sekitar pondok.

Dengan mengenakan busana muslim dan membawa buku pelajaran, anak-anak duduk dalam kelompok sesuai tingkatan. Kegiatan belajar berlangsung di bawah bimbingan ustadz dan ustadzah muda yang sabar dan telaten, membimbing pelajaran seperti fiqih dasar, akidah, tajwid, dan hafalan doa-doa harian.

Menjawab Kebutuhan Ilmu Agama Anak-Anak Sekitar Pondok
Program MADIN ini dirancang untuk mengisi waktu sore anak-anak setelah sekolah formal. Dengan sistem kurikulum diniyah dasar, anak-anak dikenalkan pada pelajaran agama dengan pendekatan yang sederhana, menyenangkan, dan dekat dengan keseharian mereka.

“Kami ingin agar anak-anak sejak dini mengenal Islam secara benar, berakhlak baik, dan terbiasa mengamalkan ajaran agama,” tutur salah satu guru pengampu.

Belajar Sambil Bermain, Serius Tapi Menyenangkan
Tampak dalam dokumentasi kegiatan, anak-anak putri duduk bersama di halaman depan madrasah, mencatat pelajaran sambil berdiskusi ringan. Di sisi lain, anak-anak putra dibimbing dalam halaqah kecil dengan suasana hangat dan kekeluargaan.

Meskipun sederhana, kegiatan ini berjalan dengan penuh semangat. Anak-anak begitu antusias saat mengikuti pelajaran membaca Al-Qur’an, menghafal doa, hingga praktik wudhu dan tata cara shalat.

Sinergi Pesantren dan Warga Sekitar
Madrasah Diniyah Ula Banaran menjadi jembatan yang mempererat hubungan antara pesantren dan masyarakat. Orang tua sangat antusias mengikutsertakan anak-anak mereka, karena melihat dampak positifnya dalam kehidupan sehari-hari: anak lebih rajin shalat, santun dalam berbicara, dan hafal bacaan doa.

“Kami merasa terbantu sekali. Anak-anak sekarang lebih semangat belajar agama dan menjadi lebih disiplin di rumah,” kata salah satu wali murid.

Membangun Fondasi Islam dari Rumah
Melalui MADIN Ula ini, PPTQ Bani Ali Mursyad bertekad membentuk generasi Qur’ani yang berakhlak, cinta ilmu, dan tangguh dalam iman. Pesantren bukan hanya mendidik santri mukim, tapi juga ikut hadir dalam membangun karakter anak-anak desa melalui pendidikan diniyah yang terjangkau dan berkelanjutan.

📲Dokumentasi lengkap kegiatan rutinan Surah Al-Kahfi dan aktivitas pesantren lainnya dapat disimak di media sosial resmi:

🕊 Madrasah Diniyah Ula Banaran, menanam ilmu dan akhlak mulia sejak usia belia — karena generasi hebat dimulai dari pendidikan yang bermakna.

Scroll to Top