Suasana kelas yang kaku dan membosankan sering kali menjadi tantangan guru dalam proses belajar. Siswa merasa jenuh, konsentrasi menurun, dan materi pelajaran pun sulit dicerna. Untuk mengatasi hal ini, diperlukan icebreaker yang efektif agar siswa kembali semangat dan siap menerima pelajaran. Salah satu icebreaker yang bisa Anda coba adalah permainan Simon Says. Mengapa “Simon Says”?
Simon Says adalah permainan sederhana yang telah dikenal luas. Aturan dasarnya sangat mudah: satu orang (Simon) memberikan perintah, dan pemain lain hanya boleh mengikuti perintah jika diawali dengan frasa “Simon says…”. Jika perintah tidak diawali frasa tersebut, pemain yang mengikutinya akan gugur.
Meskipun terlihat sederhana, Simon Says menawarkan banyak manfaat, terutama jika digunakan sebagai icebreaker di kelas:
Meningkatkan Konsentrasi: Permainan ini melatih siswa MTs Bani Ali Mursyad untuk mendengarkan dengan saksama dan memproses informasi secara cepat. Mereka harus fokus pada setiap kata yang diucapkan Simon agar tidak salah mengikuti perintah. Ini secara langsung melatih kemampuan konsentrasi mereka.
Menambah Kosakata: Guru dapat mengintegrasikan materi pelajaran atau kata-kata baru ke dalam permainan. Misalnya, dalam pelajaran biologi, Simon bisa berkata, “Simon says sentuh lututmu (knee).” Atau dalam pelajaran bahasa Inggris, “Simon says stand up (berdiri).” Cara ini membuat pembelajaran kosakata menjadi lebih menyenangkan dan tidak terasa seperti hafalan.
Menciptakan Suasana Belajar yang Menyenangkan: Gerakan-gerakan yang lucu dan momen ketika siswa gugur karena salah mengikuti perintah, sering kali memicu tawa. Suasana yang santai dan penuh tawa ini akan mengurangi ketegangan dan membuat siswa lebih rileks, sehingga mereka siap untuk belajar materi selanjutnya tanpa merasa bosan.
Respon Siswa MTs Bani Ali Mursyad terhadap “Simon Says”
Ketika guru mencoba pendekatan baru seperti Simon Says, respon siswa MTs Bani Ali Mursyad biasanya sangat positif. Awalnya, mungkin ada beberapa siswa yang malu-malu, tetapi begitu permainan dimulai, mereka akan segera terbawa suasana.
Berikut beberapa respon yang umum terlihat dari siswa:
Antusiasme dan Kegembiraan: Begitu mereka mengerti aturannya, siswa akan sangat antusias. Mereka akan tertawa dan bersorak ketika teman mereka salah atau gugur. Ini menunjukkan bahwa mereka menikmati proses belajar.
Fokus Penuh: Saat permainan berlangsung, Anda akan melihat mata siswa tertuju pada Simon (guru atau teman yang ditunjuk). Mereka akan berusaha keras untuk mendengarkan setiap kata agar tidak membuat kesalahan.
Partisipasi Aktif: Bahkan siswa yang biasanya pendiam pun akan berpartisipasi aktif dalam permainan ini. Sifatnya yang interaktif dan menyenangkan mendorong semua siswa untuk ikut serta tanpa merasa tertekan.
Memori yang Lebih Kuat: Karena mereka belajar dengan cara yang menyenangkan, siswa akan lebih mudah mengingat kosakata atau konsep yang disisipkan dalam permainan. Mereka tidak hanya menghafal, tetapi juga mengalami dan merasakan prosesnya.

Tips Menerapkan “Simon Says” di Kelas
Variasi Perintah: Agar permainan tidak monoton, variasikan jenis perintahnya. Selain gerakan fisik, Anda juga bisa memberikan perintah yang berkaitan dengan pemikiran, seperti, “Simon says sebutkan satu hewan berkaki empat.”
Sesuaikan dengan Usia: Pastikan perintah yang diberikan sesuai dengan usia dan tingkat perkembangan siswa. Untuk siswa yang lebih muda, gunakan perintah yang sederhana. Sementara untuk siswa yang lebih tua, Anda bisa menambahkan perintah yang lebih kompleks.
Integrasi dengan Materi: Ini adalah kunci utama. Jangan jadikan Simon Says sebagai permainan yang berdiri sendiri. Manfaatkan permainan ini sebagai jembatan untuk masuk ke materi pelajaran. Setelah permainan selesai, Anda bisa bertanya, “Tadi kita bergerak menggunakan lutut. Nah, ada yang tahu apa fungsi lutut dalam tubuh kita?” Durasi Singkat: Sebagai icebreaker, permainan ini tidak perlu berlangsung lama. Cukup 5-10 menit untuk membangkitkan semangat siswa.
Dengan cara yang menyenangkan dan interaktif, Simon Says bisa menjadi alat yang sangat efektif untuk memecah kebekuan di kelas. Permainan ini tidak hanya melatih konsentrasi dan menambah kosakata, tetapi juga menciptakan ikatan yang positif antara guru dan siswa. Jadi, sudah siapkah Anda mencoba Simon Says di kelas berikutnya?
Subscribe Youtube MTs Bani Ali Mursyad PSM Banaran:
https://youtube.com/@mtsbanialimursyad?si=UAuXmeTBqzfJWugb
Follow Media Sosial Kami :
IG : https://www.instagram.com/mtsbanialimursyad?igsh=M3JoeHF2Znd1eHA=
FB: https://www.facebook.com/share/1AgSUFUKNF/
TikTok : https://www.tiktok.com/@mtsbanialimursyad?_t=ZS-8yEDOSyr0rd&_r=1
📱Info Admin PPDB
wa.me/+6282331588331 (Bu Narsiyah, S.Pd)
Atau klik link di bawah ini:
https://taplink.cc/ppdb_ypipsmbanaran
