Banaran, Ahad Pagi — Suasana Masjid PPTQ Bani Ali Mursyad PSM Banaran terasa penuh keteduhan di pagi hari Ahad. Puluhan santri duduk bersila, menyimak penjelasan dari asatidz yang tengah mengulas bab wudhu dalam pengajian kitab kuning rutin. Pengajian ini menjadi bagian dari program pembekalan fikih dasar yang wajib diikuti oleh seluruh santri sebagai pondasi ibadah yang sah dan benar.
Dengan kitab kuning di tangan, para santri mencatat, mendengarkan, dan sesekali berdiskusi tentang hukum-hukum fiqh yang berkaitan dengan wudhu: syarat sah, rukun, sunnah, hingga pembatalnya. Materi disampaikan dengan metode tradisional sorogan dan diselingi dengan penjabaran yang aplikatif agar mudah dipahami oleh santri dari berbagai tingkatan.
Wudhu: Pintu Masuknya Ibadah
Dalam kajian ini, para santri diingatkan bahwa wudhu bukan sekadar aktivitas membasuh anggota badan, melainkan merupakan pintu suci menuju ibadah. Jika wudhu tidak sempurna, maka shalat dan ibadah lainnya menjadi tidak sah. Karenanya, pemahaman mendalam mengenai wudhu menjadi hal yang krusial sejak dini.
“Ilmu wudhu itu dasar, tapi jangan disepelekan. Dari sinilah ibadah kita bermula — bersih lahir, bersih batin,” ujar ustadz pemateri dalam tausiyahnya.
Mencetak Generasi Faqih sejak Usia Dini
Program pengajian kitab Ahad pagi ini menjadi bagian dari strategi pesantren dalam membentuk santri yang bukan hanya hafal Qur’an, tetapi juga faqih dalam urusan ibadah dan muamalah. Pembelajaran dilakukan bertahap dan sistematis sesuai kurikulum diniyah yang berlaku di lingkungan pesantren.
Selain diikuti langsung oleh santri, kegiatan ini juga didokumentasikan dan disiarkan secara daring untuk memberikan manfaat lebih luas bagi wali santri dan masyarakat umum.
📲 Ikuti kegiatan kajian dan aktivitas edukatif lainnya melalui akun resmi pesantren:
-
📷 Instagram: @pptqbanialimursyad
-
🎵 TikTok: @pondokbanaran_
-
▶️ YouTube: Pondok Banaran Official
🕌 Ahad pagi tak lagi sekadar waktu libur, tetapi momentum untuk menyucikan diri — dengan ilmu, dengan niat, dan dengan wudhu yang benar.

