Pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) Tahun 2025 berlangsung dengan lancar dan tertib di berbagai satuan pendidikan di seluruh Indonesia, termasuk pada jenjang SMP/MTs. ANBK merupakan program evaluasi pendidikan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) serta Kementerian Agama bagi madrasah. Program ini bertujuan untuk mengukur capaian hasil belajar siswa dan kualitas proses pembelajaran di satuan pendidikan, sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan nasional.

ANBK tidak lagi berfokus pada kemampuan individu siswa seperti ujian nasional sebelumnya, melainkan menilai tiga aspek utama, yaitu:
-
Asesmen Kompetensi Minimum (AKM): mencakup kemampuan literasi membaca dan numerasi.
-
Survei Karakter: untuk mengetahui nilai-nilai karakter yang dimiliki siswa.
-
Survei Lingkungan Belajar: untuk mengevaluasi iklim belajar dan kondisi satuan pendidikan secara umum.
Pelaksanaan ANBK 2025 dilakukan selama dua hari, dengan pembagian sesi berdasarkan jumlah komputer dan kapasitas laboratorium di masing-masing sekolah. Beberapa sekolah melaksanakan ANBK secara semi-daring, yakni menggunakan server lokal tanpa koneksi internet secara langsung, sementara sekolah yang sudah siap dengan jaringan stabil dapat mengikuti ANBK daring.
Di MTs Bani Ali Mursyad PSM Banaran, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, pelaksanaan ANBK tahun ini berlangsung dengan tertib dan sesuai jadwal nasional, yaitu pada 25 hingga 26 Agustus 2025. Seluruh peserta didik yang terpilih mengikuti asesmen tampak antusias dan serius dalam menjawab soal-soal asesmen. Pihak madrasah telah melakukan berbagai persiapan sebelumnya, termasuk:
-
Simulasi dan gladi bersih ANBK
-
Peningkatan kesiapan infrastruktur (komputer, server, jaringan)
-
Pelatihan teknis bagi proktor, teknisi, dan pengawas
-
Pendampingan siswa melalui kegiatan pembekalan dan latihan soal
Kepala MTs Bani Ali Mursyad PSM Banaran menyampaikan bahwa pelaksanaan ANBK ini bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi juga momentum penting untuk melihat potret mutu pendidikan di madrasah. Ia berharap hasil asesmen ini dapat digunakan sebagai dasar perbaikan pembelajaran ke depan dan peningkatan kualitas layanan pendidikan di lingkungan madrasah.
Selama pelaksanaan, tidak ditemukan kendala teknis yang berarti. Sistem berjalan lancar, server lokal berfungsi dengan baik, dan para siswa dapat menyelesaikan asesmen sesuai waktu yang ditentukan. Para guru juga turut mendampingi dengan penuh tanggung jawab agar seluruh proses berjalan sesuai prosedur.
Dukungan dari orang tua siswa juga turut berperan besar dalam keberhasilan pelaksanaan ANBK. Mereka memberikan motivasi kepada anak-anak untuk tetap semangat dan fokus selama mengikuti asesmen, meskipun hasilnya tidak menentukan kelulusan.
Dengan berakhirnya pelaksanaan ANBK 2025, madrasah kini menunggu hasil pemetaan yang akan diberikan oleh Kemendikbudristek. Hasil tersebut nantinya akan digunakan untuk merancang program peningkatan mutu pendidikan, baik dalam aspek akademik, manajemen pembelajaran, maupun penguatan karakter siswa.
Subscribe Youtube MTs Bani Ali Mursyad PSM Banaran:Â https://youtube.com/@mtsbanialimursyad?si=UAuXmeTBqzfJWugb
Follow Media Sosial Kami :
IG :Â https://www.instagram.com/mtsbanialimursyad?igsh=M3JoeHF2Znd1eHA=
FB:Â https://www.facebook.com/share/1AgSUFUKNF/
TikTok :Â https://www.tiktok.com/@mtsbanialimursyad?_t=ZS-8yEDOSyr0rd&_r=1
📱Info Admin PPDB
http://wa.me/+6282331588331Â (Bu Narsiyah, S.Pd)
Atau klik link dibawah ini:
https://taplink.cc/ppdb_ypipsmbanaran
