Bahasa Jawa Sebagai Warisan Budaya untuk Membentuk Karakter Luhur Siswa-Siswi MTs Bani Ali Mursyad

Di tengah derasnya arus globalisasi dan penggunaan bahasa asing, keberadaan bahasa Jawa dinilai tetap penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Bahasa yang dituturkan lebih dari 80 juta orang ini bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga sarana menjaga jati diri dan kelestarian budaya.

Selain menjadi identitas budaya, bahasa Jawa juga berperan dalam mempererat hubungan antar generasi. Di banyak keluarga Jawa, percakapan sehari-hari masih menggunakan bahasa ibu ini sebagai cara untuk mewariskan nilai tradisi. Bahkan di beberapa daerah, bahasa Jawa dipakai dalam kegiatan resmi seperti upacara adat, kesenian wayang, hingga pertunjukan karawitan. Seperti yang telah siswa-siswi MTs Bani Mursyad PSM Banaran lakukan setiap hari, bahasa jawa seringkali digunakan sebagai bahasa harian antar sesama teman ketika bercengkrama maupun bercanda.

Dalam kehidupan sehari-hari unggah-ungguh Basa Jawa sangat penting dan bermanfaat bagi siswa:

1. Melatih Sopan Santun
Dengan memahami tingkatan bahasa (ngoko, krama, krama inggil), siswa terbiasa berbicara dengan penuh rasa hormat sesuai lawan bicara, misalnya kepada guru, orang tua, atau teman sebaya.

2. Membentuk Karakter Berbudi Luhur
Unggah-ungguh basa Jawa menanamkan nilai kesantunan, tenggang rasa, dan tatakrama, sehingga siswa tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga berkarakter.

3. Menghargai Perbedaan dan Situasi
Siswa belajar menyesuaikan bahasa sesuai kondisi. Hal ini melatih kepekaan sosial dan empati terhadap orang lain.

4. Menjaga Identitas dan Budaya Lokal
Dengan membiasakan unggah-ungguh dalam bahasa Jawa, siswa ikut melestarikan budaya leluhur agar tidak hilang tergerus zaman.

5. Meningkatkan Keterampilan Komunikasi
Siswa dapat berkomunikasi lebih baik, jelas, dan tepat sasaran karena terbiasa menimbang kata-kata sebelum berbicara.

Dengan adanya perhatian dari sekolah, keluarga, dan pemerintah, bahasa Jawa diharapkan tetap hidup di kalangan generasi muda. Melestarikan bahasa Jawa di lingkungan siswa berarti menjaga akar budaya sekaligus menyiapkan generasi yang berkarakter, sopan, dan berbudaya.

Subscribe Youtube MTs Bani Ali Mursyad PSM Banaran: https://youtube.com/@mtsbanialimursyad?si=UAuXmeTBqzfJWugb

Follow Media Sosial Kami :

IG : https://www.instagram.com/mtsbanialimursyad?igsh=M3JoeHF2Znd1eHA=

FB: https://www.facebook.com/share/1AgSUFUKNF/

TikTok : https://www.tiktok.com/@mtsbanialimursyad?_t=ZS-8yEDOSyr0rd&_r=1

📱Info Admin PPDB
http://wa.me/+6282331588331 (Bu Narsiyah, S.Pd)

Atau klik link dibawah ini:
https://taplink.cc/ppdb_ypipsmbanaran

Scroll to Top