(Oleh : Fitria Astuti, S.Pd)
Pembelajaran selain formal juga ada pembelajaran yang non formal. Salah satu pembelajaran non formal adalah kegiatan pramuka di tingkat penggalang. Sesuai dengan Program Tahunan MTs Bani Ali Mursyad PSM Banaran bahwa setiap tahun diadakan jelajah alam. Kegiatan tersebut dilaksanakan setiap akhir semester ganjil.
Pendidikan pramuka dapat membangun karakter kepemimpinan, sosial, kerjasama, dan cinta alam pada tingkat Penggalang (usia 11-15 tahun) melalui jelajah alam adalah metode pendidikan kepramukaan yang efektif dan menyenangkan. Jelajah alam atau hiking bukan sekadar berjalan, melainkan petualangan edukatif yang memaksa peserta keluar dari zona nyaman untuk beradaptasi dengan lingkungan, bekerja dalam tim, dan memimpin kelompok.

Berikut adalah penjabaran bagaimana jelajah alam membangun empat karakter tersebut:
1. Membangun Karakter Kepemimpinan (Leadership)
Dalam jelajah alam, Pramuka Penggalang (khususnya Pemimpin Regu/Pinru) dilatih untuk mengambil keputusan di bawah tekanan.
Pengambilan Keputusan: Pinru harus memutuskan rute, membagi tugas, dan mengatasi kendala di lapangan.
Manajemen Risiko: Mengelola keamanan anggota selama penjelajahan di alam terbuka.
Bertanggung Jawab: Pemimpin regu bertanggung jawab atas keselamatan dan kekompakan seluruh anggota regunya.
2. Membangun Karakter Sosial dan Kerjasama (Teamwork)
Jelajah alam menekankan pada pergerakan kelompok (regu), bukan individu, yang memupuk solidaritas.
Ketergantungan Positif: Anggota regu harus saling membantu membawa barang, melewati rintangan, dan menjaga tempo berjalan.
Komunikasi Efektif: Melatih anggota untuk berkomunikasi dengan jelas, terutama saat menggunakan pioneering atau isyarat alam.
Solidaritas dan Empati: Saling memotivasi teman yang lelah, meningkatkan rasa tenggang rasa (toleransi).
3. Membangun Karakter Cinta Alam (Lingkungan)
Kegiatan di alam terbuka (hutan, gunung, pantai) secara langsung mendekatkan Pramuka dengan alam semesta.
Kesadaran Ekologis: Melatih peserta untuk tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga kebersihan lingkungan yang dilalui.
Mengenal Flora/Fauna: Melalui kegiatan seperti pioneering menggunakan bahan alam secara bijak, pengamatan, dan teknik bertahan hidup (survival).
Rasa Syukur: Menanamkan rasa iman dan taqwa melalui kekaguman atas keindahan alam ciptaan Tuhan.
4. Metode Jelajah Alam untuk Penggalang
Untuk mencapai tujuan tersebut, jelajah alam disusun dengan aktivitas terstruktur, seperti:
Pos-pos Pengetahuan: Penjelajahan berhenti di beberapa pos (pos tali temali, pos sandi/morse, pos P3K) untuk menguji kecakapan individu dan regu.
Kompas dan Peta (Orienteering): Melatih orientasi medan dan kemandirian.
Halang Rintang (Outbound): Ujian ketangkasan fisik dan keberanian.
Melalui jelajah alam, penggalang tidak hanya menjadi tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki mental yang disiplin, peduli lingkungan, dan mampu bekerja sama, sesuai dengan Dasa Dharma Pramuka.
Subscribe Youtube MTs Bani Ali Mursyad PSM Banaran:
https://youtube.com/@mtsbanialimursyad?si=UAuXmeTBqzfJWugb
Follow Media Sosial Kami :
IG : https://www.instagram.com/mtsbanialimursyad?igsh=M3JoeHF2Znd1eHA=
FB: https://www.facebook.com/share/1AgSUFUKNF/
TikTok : https://www.tiktok.com/@mtsbanialimursyad?_t=ZS-8yEDOSyr0rd&_r=1
Info Admin PPDB
wa.me/+6282331588331 (Bu Narsiyah, S.Pd)
Atau klik link di bawah ini:
https://taplink.cc/ppdb_ypipsmbanaran