Pelatihan Ecoprint Sebagai Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Bagi Calon Pengusaha

Materi Prakarya kelas 9 MTs Bani Ali Mursyad PSM Banaran meliputi empat aspek utama: Kerajinan, Rekayasa, Budidaya, dan Pengolahan, dengan fokus pada pemanfaatan potensi lingkungan sekitar. Topik spesifik yang dipelajari di antaranya adalah kerajinan tekstil , dasar-dasar elektronika, budidaya ikan hias, serta pengolahan bahan pangan peternakan dan minuman.

Pada Bab Kerajinan, Siswa-Siswi MTs Bani Ali Mursyad PSM Banaran mendapatkan kesempatan untuk mengenal secara langsung dan mempraktekkan beberapa tehnik pewarnaan kain, salah satunya yaitu Ecoprint.

Ecoprint adalah teknik pewarnaan dan pencetakan kain ramah lingkungan yang menggunakan bahan-bahan alami seperti daun, bunga, dan batang tanaman untuk menghasilkan pola dan motif unik secara langsung pada serat kain. Teknik ini tidak menggunakan bahan kimia sintetis, sehingga mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan, dan menghasilkan produk dengan keindahan natural yang berbeda-beda karena sifat alami bahan yang digunakan.

Siswa-Siswi MTs Bani Ali Mursyad PSM Banaran sangat antusias pada saat proses tersebut berlangsung. Hal itu membuat suasana kegiatan belajar mengajar begitu menyenangkan.

  • Langkah langkah yang digunakan pada saat pewarnaan ecoprint yaitu:
  1. Persiapan (Siapkan Kain): Gunakan kain serat alami seperti katun atau sutra. Kain harus melalui proses scouring (pembersihan) dan mordanting (perlakuan untuk penyerapan warna), lalu dikeringkan. Siapkan Tumbuhan: Pilih tumbuhan yang mengandung pigmen warna kuat, seperti daun jati atau daun lanang. Siapkan Alat: Siapkan palu (untuk teknik pounding), plastik bening, tali, dan larutan tawas dan cuka.
  2. Teknik Pounding (Pukulan) Letakkan Kain: Bentangkan kain di permukaan datar. Tata Tumbuhan: Letakkan daun atau bunga di atas kain sesuai desain yang diinginkan, dengan posisi tulang daun di bawah. Tutup dengan Plastik: Lapisi tumbuhan dengan plastik bening untuk mencegah kerusakan saat dipukul. Pukul dengan Palu: Pukul secara merata menggunakan palu untuk memindahkan pigmen warna tumbuhan ke kain. Pastikan pukulan tidak terlalu keras agar tumbuhan tidak hancur. Angkat Tumbuhan: Angkat tumbuhan dengan hati-hati untuk melihat hasil pencetakan.
  3. Teknik Steaming (Kukus) Tata dan Gulung: Letakkan tumbuhan di atas kain yang sudah dimordant, lalu gulung kain bersama tumbuhan di atas pipa paralon dan ikat dengan tali.
  4. Kukus: Masukkan gulungan kain ke dalam mesin pengukus selama 1-2 jam.  Dinginkan dan Buka: Keluarkan gulungan kain, biarkan hingga dingin, lalu buka gulungan untuk melepaskan daun dan melihat hasilnya.

Fiksasi dan Pengeringan Fiksasi Tawas: Setelah proses pencetakan (pounding atau steaming), rendam kain dalam larutan tawas atau air campuran tawas. Proses ini bertujuan agar warna tumbuhan lebih tahan lama dan tidak mudah luntur. Jemur: Jemur kain hingga benar-benar kering. Segala proses tersebut sudah dikerjakan dengan baik dan hati-hati ,Beberapa produk yang diberi warna menggunakan Ecoprint karya Siswa – Siswi MTs Bani Ali Mursyad PSM Banaran adalah Tas Totebag, selendang dan kaos. Semoga proses pembelajaran tersebut kelak menjadi tambahan ilmu bagi mereka yang akan terjun di bidang tekstil.

 

Subscribe Youtube MTs Bani Ali Mursyad PSM Banaran:

https://youtube.com/@mtsbanialimursyad?si=UAuXmeTBqzfJWugb

Follow Media Sosial Kami :

IG : https://www.instagram.com/mtsbanialimursyad?igsh=M3JoeHF2Znd1eHA=

FB: https://www.facebook.com/share/1AgSUFUKNF/

TikTok : https://www.tiktok.com/@mtsbanialimursyad?_t=ZS-8yEDOSyr0rd&_r=1

📱Info Admin PPDB
wa.me/+6282331588331 (Bu Narsiyah, S.Pd)

Atau klik link dibawah ini:
https://taplink.cc/ppdb_ypipsmbanaran

Scroll to Top