Magetan, 22 Agustus 2025/28 Shafar 1447H – MA Bani ‘Ali Mursyad, salah satu madrasah terbaik di Magetan, kembali menghadirkan inovasi dalam proses pembelajaran Akidah Akhlak. Kali ini, siswa kelas 12 mendapatkan pengalaman belajar yang berbeda dengan mendalami Asmaul Husna melalui seni kaligrafi.
Kegiatan ini dirancang agar siswa tidak hanya memahami konsep akidah secara teoritis, tetapi juga mampu mengekspresikannya melalui seni tulis indah. Setiap siswa diminta membuat karya kaligrafi yang berisi nama-nama Allah, kemudian mempresentasikannya di hadapan teman sekelas.
Guru Akidah Akhlak MA Bani ‘Ali Mursyad menjelaskan, pendekatan ini bertujuan memperdalam pemahaman tentang 99 Asmaul Husna, sekaligus menumbuhkan kreativitas dan kepekaan spiritual. “Kaligrafi bukan hanya karya seni, tetapi juga media pembelajaran yang mampu menanamkan nilai tauhid dan akhlak mulia,” ujarnya.
Asmaul Husna, yang berarti nama-nama Allah yang terbaik, memiliki makna mendalam bagi umat Islam. Dengan menghafal dan memahami nama-nama Allah, siswa diharapkan mampu memperkuat iman, meningkatkan akhlak, serta mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Melalui pembelajaran berbasis kaligrafi, pemahaman tersebut disampaikan dengan cara yang lebih menarik dan menyentuh hati.
MA Bani ‘Ali Mursyad sendiri dikenal sebagai madrasah yang aktif menorehkan prestasi. Dalam ajang Porseni tingkat MA, siswa-siswinya kerap meraih juara, salah satunya dalam cabang lomba kaligrafi. Hal ini sejalan dengan visi madrasah untuk melahirkan generasi berprestasi, kreatif, dan berakhlak mulia.
Kegiatan pembelajaran kaligrafi Asmaul Husna ini juga menjadi bukti nyata komitmen madrasah dalam mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga unggul dalam seni, spiritualitas, dan budi pekerti.
Dengan metode kreatif ini, MA Bani ‘Ali Mursyad semakin menunjukkan perannya sebagai madrasah unggulan di Magetan yang terus berinovasi demi kualitas pendidikan.
