Magetan, 30 Juli 2025/05 Shafar 1447H – Ilmu kimia memiliki peran penting dalam mengembangkan kreativitas dan kemampuan berpikir kritis siswa. Namun, masih banyak siswa yang merasa kesulitan memahami konsep kimia karena sifatnya yang abstrak dan kompleks. Di MA Bani Ali Mursyad PSM Banaran, salah satu madrasah terbaik di Magetan, tantangan ini dijawab melalui penerapan metode praktikum kimia yang aktif dan menyenangkan.

Sebagai mata pelajaran wajib di Madrasah Aliyah, kimia diajarkan tidak hanya secara teoritis, tetapi juga melalui pendekatan praktis. Dengan kegiatan praktikum, siswa dapat mengamati langsung proses kimia, melakukan eksperimen, dan memahami konsep dengan lebih mudah. Pendekatan ini membantu siswa menghilangkan anggapan bahwa kimia itu sulit dan membosankan.
Di MA Bani Ali Mursyad PSM Banaran, praktikum kimia menjadi salah satu strategi pembelajaran unggulan. Siswa diajak untuk berpikir ilmiah, bekerja sistematis, dan mengembangkan keterampilan observasi serta pemecahan masalah. Melalui pengamatan langsung dan eksperimen di laboratorium, pemahaman siswa terhadap materi semakin kuat dan bertahan lebih lama.
Peran guru sangat penting dalam menciptakan suasana kelas yang menyenangkan dan membimbing siswa selama proses praktikum. Dengan metode ini, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan kimia, tetapi juga sikap ilmiah dan keterampilan abad 21 yang sangat dibutuhkan di masa depan.
Sebagai madrasah terbaik di Magetan, MA Bani Ali Mursyad PSM Banaran terus berinovasi menghadirkan pembelajaran yang relevan dan inspiratif. Praktikum kimia menjadi salah satu bukti komitmen madrasah dalam mencetak generasi yang cerdas, kritis, dan berkarakter.